Home / Ibadah / Tatacara Aqiqah

Tatacara Aqiqah

Aqiqah adalah menyembelih kambing pada hari ketujuh kelahiran bayi. Secara sosiologis, aqiqah mempunyai peran penting kemasyarakatan. Aqiqah, selain ungkapan rasa syukur, juga menjadi sarana penting untuk memperkenalkan anggota masyarakat baru. Hal ini dalam konteks sosiologis tentunya sangat penting.

 

Hukum aqiqah adalah sunah muakkad. Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّيكُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تَذْ بَحُ عَنْهُ  يَوْمَسَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

Artinya: “Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Ibnu Majah no. 3165 dll dari sahabat Samurah bin Jundub r.a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97] .

 

Jumlah kambing yang disembelih adalah 1 ekor kambing untuk perempuan dan 2 ekor kambing untuk laki-laki. Rasulullah SAW bersabda:

 

عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ اَبِيْهِ عَنْ جَدّهِ قَالَ، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص مَنْ اَحَبَّ مِنْكُمْ اَنْ يَنْسُكَ عَنْ وَلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ عَنِ اْلغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَ عَنِ اْلجَارِيَةِ شَاةٌ. احمد 2: 604، رقم: 2725

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berkehendak untuk meng’aqiqahkan anaknya maka kerjakanlah. Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sebanding dan untuk anak perempuan satu ekor kambing“. [HR. Ahmad juz 2, hal. 604, no. 2725]

Nabi menimbang rambut bayi kemudian ditukar emas dan disedekahkan. Hal ini terdapat dalam hadits berikut:

عَقَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَسَنِ بِشَاةٍ وَقَالَ يَا فَاطِمَةُ احْلِقِي رَأْسَهُ وَتَصَدَّقِي بِزِنَةِ شَعْرِهِ فِضَّةً قَالَ فَوَزَنَتْهُ فَكَانَ وَزْنُهُ دِرْهَمًا أَوْ بَعْضَ دِرْهَمٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam meng-aqiqahi Hasan dengan kambing, kemudian berkata kepada Fatimah, ‘Cukur rambutnya dan bersedekahlah dengan perak seberat rambut itu.’ Fatimah pun menimbang rambut itu, dan beratnya sekitar satu dirham atau kurang dari satu dirham.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh syaikh AL-Albani dalam Shahih Tirmidzi).

Berdasarkan hadits-hadits di atas, tatacara aqiqah dapat diringkas sebagai berikut:

  1. Aqiqah diselenggarakan pada hari ketujuh kelahiran bayi.
  2. Jumlah kambang adalah 1 ekor untuk bayi perempuan dan 2 ekor untuk bayi laki-laki.
  3. Mencukur rambaut bayi dan menimbangnya kemudian ditukar emas dan disedekahkan (atau yang penting bersedakah, meski tidak dengan menimbang rambut bayi).
  4. Memberi nama yang baik pada bayi.
  5. Daging kambing dibagikan dalam keadaan matang.[]

About Mr Tohirin

Check Also

Tatacara Kurban

Pengorbanan adalah bukti cinta terdalam. Tak ada artinya cinta tanpa pengorbanan. Berkorban juga merupakan bukti …

14 comments

  1. Assalammualaikum pak, bagaimana kalau ada anak perempuan yang belum di aqiqah tapi sudah berqurban(?)

  2. Assalamualaikum pak, bagaimana jika seseorang yang belum di aqiqah kan sampai ia berumur dewasa dan kedua orang tuanya sudah meninggal apakah dia bisa melakukan aqiqah diri dia sendiri dan dengan uang sendiri pak?

    • Nurul nianti Kelas 3c

      Asslamualaikum pak, Bagaimana jika seseorang ingin mengaqiqahi putranya tetapi dia tidak mampu membeli kambing, apa boleh diganti dengan hewan lain?

  3. Fitri Nur Fadhillah

    Assalamu’alaykum wr. wb.
    Saya Fitri Nur Fadhillah dari kelas ibadah-akhlak 3D.
    Saya ingi bertanya pak, Bila anak yang belum diaqiqahkan hingga dewasa, apa boleh ia di aqiqahkan saat dewasa?
    Dan
    Bolehkah jika uang biaya aqiqah diserahkan ke panti asuhan (tanpa menyembelih kambing)?
    Terima kasih pak, mohon penjelasannya
    Wassalamu’alaykum wr. wb.

  4. Annisa suci 3C.
    Assalamualikum pak. Saya mau nanya apakah aqiqah ini wajib dan bagaimana orang yang tidak mampu? Apakah dia selamanya akan tidak di aqiqahkan?
    Dan apa diperbolehkan aqiqah saat dewasa? Lalu aqiqah dewasa apakah saa dengan memotong rambut atau seperti apa?
    Makasih pak.

  5. Assalamualaikum wr.wb. Saya ilma rachmania kelas ibadah akhlak 3C, mau bertanya pak, apa hukum aqiqah bagi umat islam? Dan jika seseorang tidak mampu melaksanakan aqiqah tersebut bagaimana? Terimakasih wassalam.

  6. Muhamad Fahrul arbi

    Saya Muhamad Fahrul arbi
    1705015038 ibadah akhlak Kelas 3d
    Semua materi yang di berikan sangat jelas
    Saya jadi lebih mengerti materi yg diberikan
    Mudah dipahami dan dimengerti oleh saya
    Terimakasih

  7. Fajriati Wustho Romdoniah Mahmud

    Assalamu’alaikum.
    Saya Fajriati Wustho Romdoniah Mahmud (1705015211), Ibadah Akhlaq kelas 3D.
    Mohon maaf bapak, saya ingin bertanya.
    Bagaimana hukumnya aqiqah bagi orang yg tidak mampu? Dan dia baru mampu melaksakan aqiqah pada saat dewasa?
    Terimakasih.

  8. Mukhryanta Labony m. 3B manajemen

    Assalamu’alaykum wr. wb.
    saya ingin bertanya
    Apakah orang tua masih memiliki hutang, jika dia belum mengaqiqahi anaknya ?

  9. Assalamu’alaikum
    Saya Belladina Azmi dari kelas 3C. Saya mau bertanya pak, bagaimana untuk nama yang diberikan anak saat aqiqah diganti, apakah ada pengaruhnya atau tidak? Terimakasih..

  10. Nur fitri istianah

    Assalamualaikum pak, saya nur fitri istianah dari kelas 3d (1705015021) ingin bertanya jika ketidak mampuan sebuah keluarga melaksanakan aqiqah atau ada yg berhutang untuk membeli sebuah hewan aqiqah itu boleh pak? Terimakasih pak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *