Home / Ibadah / Pengertian Ibadah

Pengertian Ibadah

Saudaraku yang dirahmati Allah. Kali ini kita akan membahas pengertian ibadah. Khusus tentang tema ini. Agar kita dapat memahami dengan baik. Pemahaman akan pengertian ibadah ini sangat penting agar kita dapat mengarahkan seluruh aktivitas kita ke dalam kategori ibadah. Sebab hanya dengan cara inilah amalan kita akan dipandang dan bernilai di di hadapan Allah SWT.  

Pertama, pengertian ibadah secara bahasa (etimologi)

Menurut arti katanya (etimologi), ibadah artinya ; (1) ta’at (الطاعة); (2) tunduk (الخضوع); (3) hina (الذلّ); dan (التنسّك) pengabdian. Jadi ibadah itu merupakan bentuk ketaatan, ketundukan, dan pengabdian kepada Allah.

Kedua, pengertian ibadah secara istilah (terminologi)

Pengertian ibadah secara terminologi, jika kita melihat ke dalam buku-buku, ada banyak. Satu sama lain berbeda redaksi. Tapi intinya sama. Nah, diantara yang banyak itu saya ambilkan yang menurut saya paling sederhana dan mencakup inti utamanya. Ibadah adalah:

ما أديت ابتغاء لوجه الله وطلبا لثوبه فى الآخرة

Maa uddiyat ibtighoo-an liwajhillah wa tholaban litsawaabihi fil akhiroh

Artinya: Segala hal yang dikerjakan untuk mencapai keridhaan Allah dan mengharap pahala-Nya di akhirat.

Coba kita kita perhatikan lebih cermat lagi. Disebutukan di sana “segala hal”. Yah, semua hal yang kita kerjakan, seluruh sikap, perkataan dan perbuatan kita.

Bekerja mencari nafkah, berbincang dengan tetangga, mengajar, berbisnis, shalat, puasa, dan seterusnya, semua itu adalah ibadah ketika apa? Ketika dikerjakan dengan niat karena Allah, karena tunduk kepadaNya, karena mencari ridhaNya dan mengharap balasan amal di akhirat.

Dilakukan karena Allah. Itulah syarat sebuah amal bernilai di hadapan Allah dan kemudian disebut dengan ibadah. Jadi jika semua amal itu dilakukan bukan karena Allah, maka tidak disebut ibadah dan tentunya tidak ana nilainya di hadapan Allah.

Karena itulah Rasulullah SAW bersabda:

كم من عمل يتصور بصورة أعمال الدنيا ويصير بحسن النية من أعمال الأخرة وكم من عمل يتصور بصورة أعمال الأخرة ثم يصير من أعمال الدنيا بسوء النية

Kam min ‘amalin yatashowwaru bishuroti a’maliddun-ya wa yashiiru bihusninniyat min a’malil akhiroh. Wa kam min ‘amalin yatashowwaru bishuuroti a’malil akhiroh tsumma yashiiru min a’maliddun-ya bissuu-in niyyah

Artinya: “Banyak amal perbuatan yang berbentuk amal dunia, lalu menjadi amal akhirat karena bagusnya niyat, dan banyak pula amal yang berbentuk amal akhirat, kemudian menjadi amal dunia karena buruknya niyat. (Dikutip dari Kitab Ta’lim al-Muta’allim Karya Imam Buhanuddin Az-Zarnuji pada Bab Niat).

Bekerja mencari nafkah adalah pekerjaan dunia. Tapi karena diniatkan karena Allah, maka menjadi bernilai ibadah, menjadi punya nilai akhirat. Shalat wujudnya adalah pekerjaan akhirat. Wujudnya adalah ibadah.

Tapi karena niatnya bukan karena Allah. Mungkin saja shalat hanya untuk pantes-pantes pergaulan misalnya. Maka ia tak ada nilainya di hadapan Allah. Pada hakikatnya shalat yang seperti itu bukan lagi ibadah.

Saudaraku, sampai sini sudah cukup jelas apa itu ibadah, ya? Nah, yang lebih penting adalah sekarang kita tahu bagaimana mengarahkan seluruh aktivitas kita agar punya nilai kebaikan di hadapan Allah. Awali semuanya dengan niat karena Allah.

Ingat Allah dalam seluruh aktivitas kita. Baca basmallah pada setiap mengawali aktivitas. Tanpa itu aktivitas kita sia-sia belaka. Kita tidak mendapatkan energi positif dalam setiap gerak langkah kita sehingga kehidupan kita juga menjadi suram. Hidup tidak berkualitas, tidak berkah.

Sampai sini penjelasan sudah cukup. Perhatikan kembali, fahami, dan renungkan agar apa yang kita pahami dapat kita tindak lanjuti dalam amal perbuatan kita.

Tapi bagi yang mau menambah saya kasih tambahan sedikit. Itu kalau sekiranya merasa perlu. Kalau malah menambah bingung tidak usah dilanjutkan baca. Penjelasan di atas sekali lagi sudah cukup.

Nah, bagi yang masih mau lanjut saya tambahkan sedikit pengertian ibadah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan menurut Imam Ibn Taimiyyah.

Sekali lagi intinya sama. Jangan malah jadi bingung terus berpikir: banyak bener definisi mana sih yang bener? Anggap saja ini untuk menambah wawasan dan memperkuat pemahaman kita di ats.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ibadah adalah perbuatan untuk menyatakan bakti kepada Allah, yang didasari ketaatan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Lalu Imam Ibnu Taimiyyah mendefinisikan:

الْعِبَادَة هِيَ اسْم جَامع لكل مَا يُحِبهُ الله ويرضاه من الْأَقْوَال والأعمال الْبَاطِنَة وَالظَّاهِرَة

Al ‘Ibadatu ismun jaami’un likulli maa yuhibbuhulloh wa yardhoohu, minal aqwaal wal a’maal, al baathinah wadzhohiroh

Artinya: Ibadah adalah istilah yang digunakan untuk menyebut semua hal yang dicintai dan diridhai oleh Allah, baik berupa ucapan, atau perbuatan, yang dzahir maupun bathin. (Risalah al-Ubudiyah, hlm. 2).

Coba perhatikan, sama kan? Beda redaksi saja. Tapi arah intinya sama seperti yang telah kita pahami di atas. Jadi makin mantap pemahaman kita.

Sekali lagi jangan pernah berhenti hanya sekedar memahami definisi. Tapi marilah kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari agar seluruh aktivitas kita mendapat nilai di hadapan Allah. Agar menjadi tumpukan modal kita untuk membeli surga Allah. Wallohu a’lam bishawwaab.[]

About Mr Tohirin

Avatar

Check Also

Infaq di Jalan Allah

Setelah bersyahadat dan melakukan shalat, apa lagi yang harus dilakukan oleh seorang muslim? Berinfak, atau …

Tinggalkan Balasan