Home / Presentasi / Ujian Kehidupan dan Cara Menyikapinya

Ujian Kehidupan dan Cara Menyikapinya

Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (Q.S. alBaqarah [2[: 155-156).

Apa yang terjadi jika misalnya seorang guru tiba-tiba memberikan ujian mendadak kepada siswanya? Tentu kebanyakan para siswa ini tak siap menghadapinya, kaget, bahkan bisa jadi mengumpat gurunya. Karena itulah dalam setiap jenjang pendidikan ujian biasanya telah dijadwalkan sedemikan rupa. Semua siswa sudah tahu kapan jadwal ujian dilakukan.

Dengan demikian dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian itu secara lebih baik. Sehingga pada saat ujian tiba tak ada alasan untuk kaget, apalagi mengumpat guru karena semua sudah diberitahu sebelumnya. Pelajaran juga sudah diberikan seluruhnya. Harusnya tak ada lagi siswa  yang tak bisa mengerjakan  soal-soal ujian itu.

Tapi pada kenyataannya masih banyak siswa yang tak bisa mengerjakan ujian dengan baik. Bahkan diantara mereka dinyatakan tidak lulus. Mengapa? Apakah mereka tak tahu tanggal ujian diadadakan sehingga mereka tak sempat mempersiapkan diri? Atau lupa? Atau memang malas belajar?

Jadwal ujian sudah ditentukan sejak kurikulum pembelajaran ditetapkan. Jadi tak ada alasan mereka tak tahu. Lupa? Mungkin saja lupa, meskipun alasan ini juga kurang diterima. Karena begitu banyak orang yang mengingatkan. Mengapa masih lupa juga? Jadi kalau demikian yang terakhir. Kebanyak para siswa memang malas belajar dan kurang persiapan dalam menghadapi ujian itu. Maka dari itu mereka tak tahu bagaimana caranya menghadapi ujian itu  dengan baik.

Demikian juga yang terjadi dalam kehidupan nyata. Ayat ini memberitahukan tentang jadwal ujian dan bagaimana cara menghadapinya. Bedanya, ayat ini tak memberitahu jadwal pastinya. Ujian akan diberikan Allah SWT sewaktu. Setiap orang punya jadwalnya masing-masing. Namun jangan khawatir, kadar ujiannya telah disesuaikan dengan kemampuan orang yang bersangkutan. Lebih hebat lagi, Allah SWT telah mengajarkan trik-trik dalam menghadapi ujian itu.

Apa saja materi ujian yanga kan diberikan Allah SWT? Ketakutan satu saat akan menghinggapi manusia. Sumbernya tentu sangat banyak. Mungkin diancam orang, takut tidak sukses atas sesuatu, takut anaknnya hilang, takut miskin, takut sengsara, dan amsih banyak lagi. Intinya seseorang akan dihadapkan pada teror perasaan yang membuat hidupnya tak nyaman.

Kemudian jatuh miskin. Satu saat Allah SWT akan menguji kita dengan kekuarangan harta. Mungkin usahanya bangrut, pencopetan, pencurian, atau menhadapi kebutuhan yang sangat banyak, dan sebab-sebab lain.

Dan yang terakhir diuji dengan kematian. Mungkin anak kita meninggal, sahabat yang kita cintai, suami kita, saudara kita, dan seterusnya. Penyebabnya tentu bermacam-macam. Boleh jadi sakit, bencana alam, atau memang sudah lanjut usia.

Lantas bagaimana cara menghadapi semua ujian ini? Bagaimana agar kita lulus menhadapi ujian? Caranya adalah dengan bersabar. Pasrahkan semuanya kepada Allah SWT. Karena semuanya sesungguhnya milik Allah SWT. Dialah Sang Pemilik sejati. Ucapkan kalimat tarji’: innalillahi wa innna ilaihi raji’un (sesungguhnya semuanya milik Allah, dana kepada-Nya semuanya kembali).

Dengan kesabaran ujian akan terlewati dengan baik. Kita akan lulus ujian dengan nilai yang bagus. Sebagai gantinya Allah SWT berjanji akan memberikan bingkisan atas kesuksesan kita dalam menghadapi ujian. Allah SWT berjanji akan menghadiahi kebahagian atas kelulusan kita dalam menghadai ujian ini. Firmany-Nya: … dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”[]

About Mr Tohirin

Avatar

Check Also

Jangan Lalaikan Akhiratmu

Diantara manusia ada orang yang bendoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan …

Tinggalkan Balasan