Home / Presentasi / Rumus Memohon Pertolongan Allah SWT

Rumus Memohon Pertolongan Allah SWT

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. (Q.S.  al-Baqarah [2]: 45)

Sebagaimana disinggung di atas, kesulitan hidup bisa melanda siapa saja. Masalah bisa datang kapan saja. Tapi tak usah khawatir, Allah SWT tahu bahwa manusia adalah makhluk yang serba lemah.

Allah SWT Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dia tak pernah tega membiarkan hambanya dalam kesengsaraan. Dia adalah Tuhan yang sangat peduli terhadap hamba-Nya.

Karena itulah Dia selalu siap sedia untuk membantu hamba-hamba-Nya yang menghadapi kesulitan.

Saya begitu terpikat dengan ayat ini. Batin saya:  inilah saatnya saya keluar dari kesulitan. Yah, saya telah menemukan rumusnya. Rumus keluar dari kesulitan hidup. Apakah anda seperti saya?

Orang-orang yang sedang mengalami kesulitan hidup. Inilah kunci jawabannya. Dalam ayat ini Allah SWT bukan hanya siap sedia membantu kita. Tapi memerintahkan, mempersilahkan kita untuk meminta bantuan-Nya.

Sekarang yang harus kita ketahui adalah caranya. Cara untuk meminta bantuan kepada-Nya. Jika caranya salah, pasti tak akan menuai hasil. Ini adalah hal yang sangat lumrah.

Jangankan kepada Allah. Minta bantuan kepada sesama saja ada caranya. Kita harus tahu etikanya agar orang lain mau membantu kita. Bagi teman-teman yang bekerja di LSM tentu sangat paham dengan aturan ini.

Biasanya untuk mendapatkan bantuan dana dari founding mereka harus membuat proposal yang bagus. Proposal yang standar, sesuai dengan visi misi founding  yang bersangkutan.

Atau kalau kita ingin mengajukan bantuan kepada pemerintah juga harus melakukan hal yang sama. Kita harus membuat proposal yang bagus.

Harus jelas program yang kita buat, untuk apa bantuan itu nantinya digunakan, dan bagaimana caranya mempertanggungjawabkan bantuan itu. Kalau syarat-syarat ini terpenuhi, baru dana bisa cair. Itupun tidak spontan. Harus melalui proses birokrasi yang memakan waktu. Intinya harus bersabar.

Demikian juga memohon bantuan pada Allah SWT. Syarat utamanya ada dua: tahu caranya dan bersabar. Bagaimana caranya? Tidak usah rumit-rumit pakai proposal.

Kata Allah,”Datang langsung kepadaku”. Sungguh, Allah sangat demokratis. Kita yang penuh dengan kelemahan dan kesalahan diperkenankan langsung menghadapnya. Bertemu langsung dengan-Nya dan mengutarakan apa yang kita inginkan.

Cara menghadapnya adalah dengan salat. Perhatikan kalimat ini,”dan minta tolonglah (kepadaku) dengan sabar dan melakukan salat. Salat adalah media komunikasi antara Tuhan dengan hamba-Nya.

Ada waktu-waktu tertentu yang kita harus menghadap kepada-Nya yaitu shalat lima waktu. Tapi untuk kepentingan-kepentingan khusus, Allah juga berkenan menerima kita.

Kita dapat melakukan komunikasi dengan-Nya dengan salat dua rakaat (salat hajat). Akan lebih afdhal lagi jika datang di kala sepi malam. Inilah rahasia dan resep meminta pertolongan kepada-Nya.

Apakah semua perimntaan kita akan dikabulkan? Ya, tentu saja. Jika semua persyaratan terpenuhi. Kalau dalam proposal, hal yang boleh dilupakan adalah Latar Belakang Masalah.

Jelaskan kepada Tuhan mengapa kita meminta hal itu, apa visi kita, dan bagaimana nantinya kita mempertangunggjawaban bantuan yang dikucurkan Allah.

Kalau Allah telah yakin dan percaya bahwa proposal yang kita ajukan murni untuk kebaikan dan bisa dipertanggungjawabkan pasti Allah akan memberikan bantuan itu.[]

 

 

 

About Mr Tohirin

Avatar

Check Also

Jangan Lalaikan Akhiratmu

Diantara manusia ada orang yang bendoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan …

Tinggalkan Balasan